Tampilkan postingan dengan label wardah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wardah. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Oktober 2013

Cantik Dengan Kosmetik Halal

Haloooo selamat datang di windiland



Bagi yang pertama kali berkunjung kesini, saya perkenalkan diri terlebih dahulu

Saya windi. Kalau di dunia maya lebih dikenal dengan nama Windi Teguh. 
Bukaaan.... bukaaaan, saya bukan istrinya Mario Teguh, bukan anaknya, bukan emaknya, bukan sepupunya, pokoknya saya bukan siapa siapanya si Mario Teguh itu. 
Tapi saya memang istrinya pak Teguh, halah.

Selain sebagai ibu dari satu putri cantik, sehari-hari saya bekerja di sebuah bank BUMN. Kalau sebutan kerennya banker atau bankir, terserahlah,


Kata orang kerja di bank itu enak, banyak duitnya, padahaaaall .................iya juga sih banyak duitnya ;)). Duit orang maksudnya. Memang, bisnis bank itu adalah bisnis kepercayaan, karena kalau ngga percaya ngga mungkin dong orang yang ngga kenal sama petugas-petugas di bank mau nitipkan uangnya dari ribuan sampai milyaran kepada kami. Dan yang namanya kepercayaan itu, mau ngga mau, suka ngga suka, setuju ngga setuju diawali dari pandangan pertama. Tidak bisa kita pungkiri, kita akan lebih mudah percaya sama orang yang berpenampilan rapi, bersih, cantik atau tampan dibanding orang yang berpenampilan kucel.Nah, makanya saya dituntut harus selalu berpenampilan menyenangkan dan sedap dipandang mata setiap hari. 

Namun, karena masih punya baby kecil yang baru berusia 4 bulan, saya ngga punya cukup waktu untuk berlama-lama dandan di depan kaca. Bahkan sejak melahirkan, terkadang saya suka sekenanya saja dalam berpenampilan. Sampai suatu saat saya mendengar pembicaran suami dengan putri kami.

Suami : " Hmmm Tara wangi banget...".(sabil nyium pipi Tara)
Tara : " Wawawa argruuuh arrrgghhh ...wawawa "
Suami : " Baju Tara juga keren ya, matching terus sama kaos kakinya, ngga kayak bunda, kalau ke luar rumah aja keren, kalau di rumah pakaiannya daster mulu "

Dhueeeng, berasa ditohok saya mendengarnya. Kirain selama ini suami ngga pernah komplen artinya dia fine-fine aja dengan penampilan saya. Ternyata..... oh no. Saya jadi ingat dengan sabda Rasulullah SAW yang juga dinyanyikan oleh om Rhoma Irama

" Sebaik-baik perhiasan dunia adalah istri yang solehah, yaitu jika suami memandangnya, ia menyenangkannya". 

Dari situ, saya jadi menyadari bahwa kewajiban seorang istri untuk tampil cantik di mata suami.Cantik itu bukan berarti wajah full make up setiap saat. Cantik itu cakupannya luas. Karena pada dasarnya semua wanita itu cantik.

Salah satu cara untuk tampil cantik adalah dengan menggunakan kosmetik. Pemakaian kosmetik bukan bertujuan untuk merubah penampilan kita, tetapi lebih kepada menonjolkan kelebihan dan menyamarkan kekurangan yang mungkin ada. Walau sebenarnya kita ini sudah tercipta sempurna, namun kosmetik dapat berfungsi untuk merawat diri kita, merawat ciptaan Allah SWT. Dan bagi yang telah bersuami, tampil cantik dan menarik di hadapan suami menjadi suatu kewajiban. Jangan sampai kejadian seperti saya di atas.

Cantik Yang Menginspirasi

Pernah dengar ngga, istilah " Kecantikan dan Kepintaran itu berbanding terbalik"

Saya lupa dengarnya darimana, tapi itu udah lama banget. Katanya sih, kalau wanita cantik biasanya otaknya kosong, soalnya waktunya habis buat mempercantik diri jadi ngga sempat mengisi otaknya dengan pengetahuan. Aiiiih, yang bilang itu pasti ngga pernah ketemu wanita-wanita yang kecantikannya terpancar justru karena kepribadian dan kecerdasan akalnya.

Menurut saya, wanita cantik itu adalah wanita yang cerdas, karena dia tahu cara merawat diri, mensyukuri apa yang telah diberi Allah padanya, dan tahu apa yang terbaik untuk dirinya dan lingkungannya.

Kapan saya merasa cantik?

Awal saya bekerja di bank, saya pikir pasti nantinya yang bakal cepat meroket karirnya adalah pekerja wanita yang bening-bening. Menyadari bahwa saya tak secantik teman-teman yang lain ( bukan minder tapi kenyataan ), saya fokus pada pekerjaan dan pengembangan diri.  Semua pekerjaan saya selesaikan dengan cara cepat dan cerdas, saya menghindari yang namanya menunda-nunda pekerjaan. Tak disangka ternyata atasan memperhatikan kinerja saya. Begitu ada promosi, saya langsung direkomendasikan oleh atasan. Ternyata selama ini saya salah, cantik itu bukan hanya soal fisik semata, dan prestasi seseorang tidak dilihat dari penampakan yang di luar saja.

Teman-se kantor
Dan betapa bahagianya saya saat terpilih menjadi salah satu pekerja berprestasi. Saat itulah saya merasa cantik sekali. Bukan cantik secara jasmani tetapi karena saya berprestasi.
Saat menerima penghargaan Pekerja berprestasi
Dari kiri ke kanan : Adyaksa Dault (komisaris), Bunasor Sanim (Komut), Sofyan Basir (Dirut)
Tak hanya di kantor, selain berprofesi sebagai banker, saya memanfaatkan waktu luang  untuk memuaskan passion saya dalam menulis. Waktu luang yang ada , sangat sayang rasanya berlalu begitu saja. Melalui tulisan saya bebas menuangkan pikiran saya yang syukur--syukur bisa bermanfaat bagi orang lain. Menulis membuka peluang bagi saya seluas-luasnya untuk berbagi kebaikan, berbagi ilmu yang bermanfaat

Saya percaya segala sesuatu yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh akan menuai hasil optimal. Begitu pun dengan saya, saat menulis yang mulanya sekedar hobi, akhirnya malah menuai prestasi. Alhamdulillah

Salah satu perlombaan Menulis Yang saya Menangkan

Moment yang juga membuat saya menjadi wanita paling cantik sejagad raya, saat saya bisa memberi yang terbaik untuk keluarga tercinta terutama untuk buah hati saya.

Begitu hamil putri pertama, otomatis badan saya melar dan berat badan saya naik hampir 17 kilo. Entah kenapa saya sama sekali tidak takut terlihat jelek. Tidak peduli dengan berat badan, saya terus mengkonsumsi makanan sehat untuk si buah hati. Nyatanya kata suami, saya makin cantik tuh saat hamil, walau kayak badut :)

Saat Hamil 8 bulan, nduuuuut banget
Pun, begitu telah melahirkan, walau bekerja saya berusaha semaksimal mungkin memberi ASI untuk buah hati saya. Memberi ASI membuat nafsu makan saya meningkat tajam. Semuaaaa rasanya mau dimakan. Tapi karena udah niat dari hati, saya sih ikhlas saja kalau harus gendut dan tampak jelek demi terpenuhi nutrisi si kecil. Alhamdulillah, ternyata menyusui malah membuat berat badan saya cepat turun. Dan momen menyusui dan bercengkrama bersama si buah hati, merupakan momen dimana saya merasa luar biasa cantik. Walau rempong bawa-bawa bekal setiap hari ke kantor, agar makanan saya terjaga dari bahan pengawet dan selalu bawa Breast pump kemana-mana, namun hati ini rasanya senang sekali.

Ya, saya merasa cantik saat apa yang saya lakukan bermanfaat untuk orang lain. saat saya mengukir prestasi, saat saya bisa memberi yang terbaik untuk orang-orang tercinta. Cantik bukan hanya karena penampilan semata.

Saya ingin terlihat cantik di mata suami, di mata Allah dan terlihat cantik karena kepribadian saya. Bagi saya kecantikan itu bermanfaat jika bisa menginspirasi orang lain untuk menjadi lebih baik.

Walau tak saya pungkiri, terkadang senang juga kalau ada yang memuji penampilan saya. Yah wajar lah ya namanya juga manusia. Tapi lebih senang lagi kalau apa yang saya lakukan bisa menginspirasi orang lain. Itulah cantik yang menginspirasi.

Disamping perbuatan, kita bisa menginspirasi orang melalui cara kita berpenampilan sehari-hari. Karena penampilan adalah hal yang paling mudah terlihat.

Kalau sekarang ini, melalui gaya bermake-up , berpakaian dan berjilbab saya ingin menunjukkan bahwa muslimah itu bisa tampil cantik tanpa harus menor. Bahwa berjilbab itu tidak ribet. Bahwa walau berjilbab bisa kok tetap tampil modis tanpa melanggar aturan.

Untuk itu, ditengah aktivitas yang lumayan padat,sehari-hari saya memakai make-up minimalis. Istilahnya walau pakai kosmetik saya tetap ingin tampil natural. Karena menurut saya cantik natural itu lebih enak dipandang mata. Saya suka berdandan simpel tanpa ribet.

Bagaimana sih gaya dandan yang simpel versi saya. Let's cekidot


1. Pakai ciput dulu. Kalau saya suka ciput yang biasa saja, tapi kalo memang perlu pakai ciput ninja juga boleh, pilih yang paling nyaman untuk kita.

2. Sebelum mengaplikasikan kosmetik, bersihkan dulu wajah kita, biar nanti make-upnya bisa menempel sempurna. Gunakan susu pembersih dan toner. Susu pembersih berfungsi untuk melarutkan dan mengangkat kotoran yang menempel di kulit. Sedangkan toner untuk membersihkan sisa-sisa susu pembersih dan berfungsi juga menyegarkan wajah, selain itu toner juga bisa menutup pori-pori yang terbuka, agar riasan merata nantinya



3. Udah bersih, oleskan pelembab ke wajah untuk menjaga kelembaban wajah kita ( ya iyalah namanya juga pelembab). Setelah itu, saya biasanya lanjutkan dengan menggunakan tabir surya tipis-tipis, soalnya biar kalau terpapar matahari kulit ngga gosong. Malu dong kalau sampai kulit belang-belang. Pilih yang SPF nya sesuai kebutuhan saja, saya biasa pakai yang SPF 15.

4. Lanjutkan dengan mengaplikasikan bedak sesuai dengan warna kulit kita. Sebenarnya untuk sehari-hari sebaiknya kita cukup menggunakan bedak tabur saja, karena formulanya lebih ringan dan tidak menutup pori-pori. Karena itu sehari-hari saya menggunakan Wardah Luminous Face Powder , karena memiliki partikel micropowder, halus sehingga menempel dengan baik pada wajah. Dengan empat pilihan warna, membuat saya bisa menyesuaikan sesuai warna kulit agar kelihatan alami. Saya gunakan yang light beige,  karena paling mendekati dengan warna kulit saya yang cenderung kuning langsat. Produk ini favorit saya, karena kemasannya juga gampang dibawa kemana-mana.


5. Gini nih jadinya, ehm lumayan lah, noda-noda di wajah tertutup. Oke,mari kita lanjut

6. Katanya mata itu jendela hati, maka saya paling suka bereksperimen di sekitar mata. Untuk mempertegas dan agak memperbesar mata saya yang agak sipit-sipit ini saya pakai eyeliner. Saya suka pakai eyeliner cair, karena lebih mudah dan menurut saya hasilnya lebih bagus. Tapi kalau yang lebih nyaman pakai pencil juga monggo wae.Pakainya di atas garis mata dan di bawah garis mata.


7. Setelah itu, saya aplikasikan eye shadow di kelopak mata. Sehari-hari saya biasa pakai warna-warna natural, seperti coklat, kuning muda. Aplikasikan warna coklat tua di sepanjang tulang mata membentuk bulan sabit. Kemudian isi kelopak mata bagian bawah dengan warna kuning muda. Untuk bagian atas kelopak mata, di bawah alis, sapukan eye shadow warna muda, saya pakai putih.

8. Untuk kesan segar, sapukan sedikit blush on tipis-tipis saja. Agar natural, pakai sambil tersenyum, ikuti bentuk tulang pipi, sapukan dari bawah ke atas. 
Sebagai penutup oleskan lipstik sesuai warna favorit kita. Agar hasil lebih baik, saya bisanya mengoleskan lip balm terlebih dahulu, kemudian ditimpa dengan lipstik warna pink agak orange. Kalau suka kesan mengkilap, bisa pakai Wondershine dari Wardah.



Udaaaaah, make upnya udah selesai.
Semuanya tadi itu menggunakan kosmetik dari Wardah.




Kenapa harus Wardah?

Halal

Dalam memilih kosmetik, banyak hal yang harus kita pertimbangkan. Apalagi sebagai seorang muslimah. Menggunakan kosmetik harus tahu apa-apa saja yang terkandung di dalamnya. Beberapa kosmetik banyak menggunakan bahan yang tidak dibenarkan dalam agama. Seperti gelatin babi, plasenta bayi dan organ-organ tubuh binatang yang tidak disembelih dengan nama Allah. Jangan sampai tujuan kita menggunakan kosmetik agar terlihat lebih menarik, lebih bersih, lebih rapi tetapi malah tidak sesuai dengan aturan agama. Islam itu indah dan cinta keindahan. Jadi ngga ada salahnya kita menggunakan kosmetik asal sesuai dengan syariat.

Karena itu sebagai masyarakat awam yang tidak mungkin bisa mengetahui secara rinci halal tidaknya suatu produk kecantikan, serahkan saja kepada ahlinya.Yakinkan di setiap kemasan kosmetik yang kita pakai sudah ada sertifikat dari BPPOM dan halal dari MUI. Agar hati lebih tentram tanpa merasa waswas.

Dan kosmetik yang pertama kali mendapat sertifikat halal dari MUI adalah Wardah. Sudah berjalan 14 tahun, sejak mendapatkannya. Di samping itu Wardah sebagai kosmetik halal juga telah mendapat halal Award tahun 2012. Dengan status kosmetik halal tersebut membuat kita tenang sehingga Wardah nyaman dipakai , pun untuk beribadah.

Nah kenapa saya memilih Wardah?. Karena halal is my life , dan Wardah merupakan produk kecantikan yang telah mendapat sertifikat halal dari LPPOM MUI. Wardah juga mencantumkan kode legal dari BPOM Depkes RI dan dilengkapi dengan tanggal kadaluarasa produk sehingga kehalalan dan keamanannya terjamin. Itu alasan utama.

Aman dan Alami

Wardah terbuat dari bahan-bahan alami dan tidak berbahaya sehingga aman bagi kulit.

Sesuai Untuk Kulit Asia

Banyak wanita terkecoh dengan kosmetik yang berharga selangit. Terkadang para wanita berfikir semakin mahal harga kosmtik semakin bagus kualitasnya. Tak heran, kosmetik impor pun menjadi pilihan. Padahal belum tentu kosmetik impor cocok untuk kulit kita. Karena kulit perempuan Asia berbeda dengan kulit perempuan dari benua lain. Maka, gunakanlah kosmetik yang sesuai dengan iklim negara kita. Wardah sudah teruji baik dan cocok untuk kulit wanita Indonesia.

Jaminan Mutu

Kualitas memegang peranan penting dalam memilih kosmetik. Sejak diluncurkan pada tahun 1995 wardah terus berinovasi dan meningkatkana kualitas produknya. Yang awalnya hanya membidik pasar muslimah kini wardah mengubah target pasar menjadi untuk seluruh wanita. Makanya iklannya ngga cuma model berjilbab tapi juga tidak berjilbab. Jelas saja, soalnya Wardah memang cocok untuk dipakai wanita mana pun.

Brand Image Wardah pun semakin meningkat dengan tampilnya wardah sebagai sponsor acara-acara televisi yang bonafid. Wardah juga sering mensponsori acara-acara kewanitaan, sehingga semakin dikenal luas oleh masyarakat.  

Makanya saya tidak ragu lagi. Halal yang utama, aman dan cocok dengan kulit saya berikutnya serta tentu saja kualitas yang terjamin.

Oke, lanjut lagi ya. Tadi kan sudah saya kasih bocoran gaya bermake-up saya sehari-hari. Setelah wajah rapi jali , cantik alami , harusnya dikombine juga dengan jilbab yang oke.Nah saya juga mau membagi cara saya berjilbab.

Banyak muslimah yang menganggap memakai jilbab itu ribet. Jadinya setiap hari gaya berjilbabnya itu-itu saja. Padahal kalau mau sedikit berkreasi banyak gaya berjilbab yang tetap syar'i , ngga repot tapi tetap modis. Salah satunya nih gaya berjilbab favorit saya. Simpel banget


Gunakan jilbab paris segi empat. Lipat dua, beri sela antara ujung-ujungnya


Pakai di atas kepala dengan panjang sama rata.
Kancing dengan peniti, dua bagian sebelah kiri dengan satu bagian kanan. Sisakan sisi atas bagian kanan


Ambil bagian dalam jilbab sebelah kanan
Sematkan ke atas


Ambil bagian kiri, kemudian sematkan ke bahu sebelah kanan, rapikan. 
Biarkan sisi atas sebelah kanan menjuntai. Sematkan bros agar terlihat rapi

Penasaran niiih, gimana jadinya. PENASARAN KAAAAN ???
i
i
i
i
i
i
i
i
i
i
i
i
i
i
i
i
i
i
i

Taraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa


Sederhana, ngga ribet dan tetep modis ya.

Secara keseluruhan seperti ini

Gamis Terusan
Dalam berbusana sehari-hari, saya lebih suka memakai terusan, karena lebih nyaman dan cocok untuk tubuh saya. Sebagai muslimah, kita jangan tergiur oleh berbagai model baju yang kelihatan bagus tetapi membuat susah saat dipakai. Menurut saya, kenyanaman dan sesuai Syar'i adalah pertimbangan utama dalam memilih pakaian.Apalagi sekarang begitu banyak model pakaian yang dijual sesuai dengan gaya masa kini. Tinggal pintar-pintar kita me mix and match agar tetap tampil menyenangkan di mata suami dan rapi saat keluar rumah.

Seperti beberapa gaya berbusana saya


Makeup tetap seperti di atas





Sebagai banker, seperti yang saya utarakan di awal tulisan, bahwa saya dituntut untuk berpenampilan yang membuat nasabah percaya kepada kami. Ke kantor pun saya ngga mau asal-asalan. Tetap rapi dan profesional.


Blazer Model Coat


 Di bawah ini berbagai macam gaya bermake-up saya saat ke kantor. Terlihat segar, natural tanpa kesan berlebihan kan? ( muji diri sendiri )



Kalau ke Pesta lain lagi.



Gitu deh gayaku sehari-hari.

Oiya, saya punya sedikit tips nih dalam memilih dan memakai kosmetik
  1. Kenali dulu jenis kulitmu, agar ngga salah dalam memilih kosmtik, karena kandungan tiap kosmetik untuk setiap kulit berbeda. Berminyak, normal atau cenderung kering
  2. Gunakan kosmetik dengan merk yang sama, baik untuk lipstrik, bedak, eye shadow, karena biasanya satu merk memiliki bahan yang tidak saling kontra. Selain itu juga agar warna-warnanya senada seirama
  3. Belilah kosmetik dalam kemasan kecil-kecil, agar tidak terlalu lama masa pakainya sehingga mencegah kosmetik kadaluarsa sebelum habis terpakai.
  4. Selalu gunakan spatula untuk mengambil krim sebelum dioleskan ke wajah. Hal ini untuk menghindari terkontaminasi oleh bakteri di tangan. Kalau tidak, pastikan tangan kita bersih sebelum mencolek krim tersebut. Ambil langsung dalam jumlah yang cukup, jangan bolak-balik mencolek krim. Kemudian segera tutup kemasannya. 
  5. Pakailah aplikator yang baik untuk memoles apa saja, baik itu eye shadow, blush on maupun lipstik. Di samping lebih rapi juga lebih tahan lama
  6. Simpan kosmetik dalam tas yang memiliki aliran udara bebas, agar terhindar dari tumbuhnya jamur

Waaaah senangnya sudah berbagi banyak hal melalui blog ini.

Sepantasnya, kita harus bersyukur atas semua yang dikarunia Allah. Kalaupun mungkin wajah kita tidak secantik Inneke Koesherawati, atau semenawan Nefertiti, asal kita selalu menghiasinya dengan senyuman,  berpandangan positif, dan tahu cara menghormati diri sendiri, insyaAllah siapapun yang melihat akan merasa terinspirasi. Karena cantik itu adalah saat dirimu merasa nyaman menjadi diri sendiri. Karena cantik itu saat kau memberi manfaat bagi orang-orang di sekitarmu. Dan karena cantik itu, saat kau membawa aura positif dan menularkan kebaikan.

Suatu saat kita akan menua, kulit yang halus akan kehilangan elastisitasnya. Wajah yang cerah akan kehilangan ronanya. Bibir yang merah akan menghitam. Namun seiring berjalannya waktu, kecantikan hakiki tidak akan dimakan usia. Hiasi hati kita dengan kepribadian yang mempesona. Itulah kecantikan sejati yang akan abadi selamanya.







Selasa, 14 Mei 2013

Srikandi Blogger, Aktualisasi Perempuan di Era Digital

Hiruk pikuk perhelatan akbar ajang Acer Srikandi Blogger 2013 telah selesai. Senyum puas para finalis, panitia dan semua pihak yang terlibat menghiasi dunia maya. Sebuah ajang apresiasi terhadap para perempuan blogger yang mungkin selama ini tidak terlalu disadari sepak terjangnya.

Tak dapat dipungkiri ajang yang melibatkan para perempuan blogger yang tergabung dalam Kumpulan Emak Blogger ini merupakan perhelatan terbesar pertama kali untuk dunia blogging Indonesia.Bukan saja terbesar semangatnya namun juga terbesar cakupannya. Karena tidak hanya diikuti oleh blogger di satu propinsi tertentu tetapi seluruh perempuan blogger dari ujung Barat Indonesia ke ujung Timur hingga menyeberang ke negeri tetangga dan negeri saudara jauh. Tidak hanya itu, acara dengan sponsor utama Acer dan Rinso ini pun bertabur hadiah, mulai dari stok rinso selama setahun, TV Samsung hingga Notebook Acer. Awesome.

Kumpulan Emak Blogger 

Dengan tagline " Kami Ada Untuk Berbagi", Kumpulan Emak Blogger yang digawangi oleh MakPon Mira Sahid,sampai saat ini berhasil menjaring anggota mencapai 1000 perempuan blogger yang terdiri dari berbagai profesi. Uniknya, walaupun memakai nama Emak, namun nyatanya para anggota tidak hanya terbatas oleh perempuan yang telah berkeluarga, namun semua perempuan blogger dengan batas usia tertentu. Masuk akal sih, karena kan nantinya para perempuan ini juga akan menjadi seorang emak. 

Panggilan emak sendiri menjadi begitu akrab saat diucapkan, walaupun terkesan kampungan dan udik tapi ternyata hal itulah yang menjadi perekat saat bertegur sapa di dunia maya. Bahkan tak jarang panggilan yang awalnya dilontarkan di dalam grup akhirnya terbawa juga ke wall masing-masing anggotanya.

Berbeda dengan kebanyakan grup di facebook yang biasanya melakukan interaksi di dalam grup, justru di KEB ini interaksi terjalin saat melakukan blog walking ke masing-masing blog para emak. Semakin aktif menulis di blog maka semakin intenslah blog si emak akan dijambangi. Sharing is Caring benar-benar diterapkan disini. Karena yang namanya perempuan, dunia yang digeluti tak jauh-jauh dari dunia parenting, keluarga dan kehidupan sehari-hari. 

Blogging

Bagi para emak mungkin awalnya kegiatan ngeblog hanya untuk mencurahkan isi hati. Ada juga yang menjadikan blog sebagai arsip kisah pribadi. Tak sedikit yang menjadikan blog sebagai sarana berbagi pengetahuan yang dimilikinya, seperti dunia kepenulisan, masak-memasak, politik, hingga kesehatan. Dan tak dipungkiri akhirnya ada beberapa yang menjadikan blog sebagai lahan untuk menambah penghasilan, baik untuk jualan online ataupun untuk mengikuti berbagai ajang lomba blog yang semakin menjamur dengan hadiah yang begitu menggiurkan. Apapun tujuan para perempuan blogger ini menulis di blog, toh pada akhirnya semua tulisan tersebut akan memberi manfaat bagi para pengunjungnya dan tentu saja manfaat bagi si empunya blog. 

Ngeblog bagi saya, awalnya adalah terapi jiwa. Saya aktif ngeblog sejak tinggal terpisah dengan suami. Rasa rindu, putus asa dan merasa sebagai istri yang egois saya tuangkan dalam tulisan. Di tengah tumpukan pekerjaan, saya tenggelam dalam dunia yang ternyata sangat saya sukai ini. Dari sekedar curhat colongan, akhirnya ngeblog malah menjadi obat hati untuk saya. Sejak rajin menulis, saya merasa diri saya menjadi pribadi yang lebih baik. Ngeblog juga mendongkrak kepercayaan diri saya beberapa level lebih tinggi, karena dengan latihan menulis di blog saya bisa menerbitkan beberapa tulisan saya dalam bentuk buku, sesuatu yang tidak pernah ada dalam pikiran saya sebelumnya. Dan entah karena keberuntungan atau memang rezeki, beberapa tulisan di blog saya ini malah mendatangkan materi yang tidak sedikit untuk saya dan keluarga.

Ya tanpa saya sadari, jika ditekuni secara serius ngeblog itu banyak sekali manfaatnya. Termasuk bertemu dengan para perempuan inspiratif dari kegiatan bewe yang saya lakukan.

Srikandi Blogger


Saat digaungkan pengumuman akan diadakannya pemilihan Srikandi Blogger, saat itulah kegiatan blogging seperti mendapat sebuah apresiasi luar biasa. Awalnya saya sendiri tidak mengerti, apa yang dimaksud dengan pemilihan Srikandi Blogger ini, namun melihat semangat para makpan dan makmin dalam woro-woro pemilihan ini saya pun tergerak untuk mengikutinya. Dengan syarat yang tidak menyulitkan yaitu minimal telah ngeblog selama 2 tahun dan mengirimkan email tanda kepesertaan saya pun melayangkan lamaran kesanggupan berkompetisi dengan perempuan blogger lain. Satu hal yang saya tidak tahu adalah kalau para peserta lain mengirinkam resume yang berisi alasan mengikuti ajang ini.Saya tahunya setelah deadline berakhir, kala membaca ulang lagi syarat dan peraturan lomba, karena itu saya segera melupakan ajang ini.

Siapa sangka saat pengumuman 50 semi finalis, nama saya terjaring di dalamnya. Dari 150 emak yang mendaftar, blog saya terpilih, waduh senang bukan kepalang. Saya berpositif thinking bahwa mungkin para makpan melihat ada sesuatu di blog saya sehingga saya layak menjadi 50 finalis.

Para Finalis

Pun saat ke 10 finalis diumumkan dan nama saya tidak ada di dalamnya, saya mengacungkan apresiasi setinggi-tingginya untuk pilihan dewan juri. Karena ke 10 nama Srikandi Blogger yang terpilih memang para perempuan yang aktif dalam dunia blog baik online maupun offline. Myra Anastasia, Winda Krisnadefa,Dina Begum,Alaika Abdullah,Diadjeng Laraswati adalah pemilik blog yang sering saya kunjungi. Menurut saya blog mereka unik, dengan penggunaan bahasa sehari-hari yang mudah dipahami dan kisah yang terkadang sepertinya sederhana tapi menjadi sesuatu yang istimewa berkat ramuan tulisan mereka. Kelebihan lainnya adalah mereka tak segan melakukan kunjungan balasan dan menanggapi komentar yang mampir di setiap postingan blog. tak heran Srikandi -Srikandi ini bisa dibilang merupakan selebritis blog perempuan ( menurut saya lho ).

Sedangkan finalis lainnya saya memang tidak terlalu kenal, maklum saja saya baru beberapa bulan bergabung dalam KEB. Syukurlah ada ajang Srikandi Blogger ini, saya jadi lebih mengenal mereka melalui tulisan-tulisan di blognya. Anazkia ,Shinta Ries,Nci Hanie,Octaviani N,Eka Maya finalis yang ternyata blognya juga sering saya baca tapi saya tidak tahu siapa pemiliknya. 

Penganugerahan

Setelah satu bulan berjibaku dari mulai pendaftaran, penyaringan 50 semi finalis hingga penyusutan menjadi 10 finalis, akhirnya pada hari Minggu 28 April 2013 acara puncak pun di gelar. Bertempat di Gedung F Kemendiknas Jl Sudirman Jakarta. Sungguh saat itulah saya merasa betapa beruntungnya orang yang tinggal di Jakarta, karena bisa menghadiri acara bergengsi tersebut. Sedangkan saya yang berada di Medan cukup berpuas diri dengan menyaksikan melalui live streaming yang bisa diakses via internet ( thanks to internet ).

Saya dibuat takjub oleh penampilan emak-emak yang berubah bak Cinderella, cantik-cantik dan sungguh anggun. Tentu saja itu semua tak lepas dari sapuan ajaib Wardah kosmetik yang menjadi salah satu sponsor acara ini. 

Emak-emak yang mungkin sehari-harinya gemar berdaster ria, memakai pakaian senyaman mungkin di rumah, kini harus berjuang berjalan di catwalk memakai sepatu/sendal berhak dengan balutan kebaya yang mengeluarkan aura kewanitaan meraka, so beautiful. Ah emak, ternyata ada kecantikan tersembunyi dalam diri kalian.

Walaupun tidak hadir di antara para Srikandi tersebut, saya melihat susunan acara yang disajikan tertata dengan baik, dari mulai monolog, mini drama, fashion show hingga tentu saja acara puncak yang ditunggu-tunggu. Tidak hanya para finalis, saya pun turut deg-deg-an menanti pengumuman siapa yang terpilih menjadi Srikandi Blogger 2013.


Daaan akhirnya terpilihlah tiga Srikandi Blogger 2013 untuk masing-masing kategori:

Acer Srikandi Blogger 2013
Mak Alaika Abdullah

Acer Srikandi Favorit 2013
 Mak Anazkia

 Acer Srikandi Persahabatan 2013
Mak Myra Anastasia.

Ketiga srikandi terpilih ini menurut saya memang pantas sekali menyandang gelar tersebut. 

Myra Anastasia memang seorang blogger yang sangat bersahabat. tak heran setiap postingan di blognya selalu dibanjiri komen karena belaiu memang aktif sekali blogwalking ke blog orang lain. Dan kekonsistenannya ngeblog itu lhooo patut diacungin jempol, karena ngga hanya mengelola satu blog tapi tiga blog sekaligus yang ketiganya selalu update. 

Anazkia. Entah kenapa, saat saya Bewe ke blognya saya selalu merasa nyaman dengan segala cerita yang dibaginya. Sebagai seorang TKI di negeri orang saya sangat salut dengan manajemen waktunya yang bisa membagi antara pekerjaan, koordinator hibah sejuta buku hingga menyempatkan diri berbagi melalui blog.

Alaika Abdullah,saya mengenalnya sebagai blogger dengan bahasa tulisan yang sangat tertata dan sistematis. Selain itu saya juga tahu mak Alaika Abdullah sebagai seorang penulis novel Selingan Semusim. Sungguh tak salah juri menobatkannya sebagai Acer Srikandi Blogger 2013 karena beliau memang merupakan sosok perempuan blogger multitalented yang menginspirasi para perempuan lain.

Di samping tiga penghargaan di atas, ternyata ada dua penghargaan tambahan yaitu Live Time Achievement yang disematkan ke mak Yati Rachmat, seorang perempuan berusia 70 tahun yang usianya tak menghalangi semangat untuk berbagi. Angkat topi untuk mak yang satu ini.

Kemudian Acer Srikandi Inspiratif 2013 diberikan kepada mak Haya Alia Zaki, seorang editor yang tulisannya selalu bernas. Entah sudah berapa banyak tulisannya yang malang melintang di media.

Perempuan Era Digital

Applaus yang sangat meriah pantas kita berikan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam ajang ini. Acara ini menunjukkan pada dunia digital, bahwa seorang perempuan memiliki potensi luar biasa di dalam dirinya yang akan menjadi penggerak bagi lingkungannya. Keterbatasan yang mungkin selama ini dirasa menghalangi, dengan ajang ini membuka mata para perempuan dimanapun berada bahwa sebenarnya diri kitalah yang membuat batasan-batasan itu.

Bahwa seorang perempuan, entah itu yang berkarir di luar rumah atau berkarir di dalam rumah memiliki kesempatan yang sama untuk mengaktualisasikan dirinya. Memiliki kesempatan yang sama untuk maju, berkembang, memperoleh ilmu, berprestasi  dan bermanfaat bagi lingkungannya. Tinggalkan stigma negatif bahwa perempuan itu tidak melek teknologi, bahwa perempuan lamban dalam menerima arus informasi baru.

Para Srikandi Blogger ini telah membuktikan pada kita semua, bahwa saat perempuan punya gawe bahkan yang dipanggil emak - dengan konotasi seorang perempuan lugu,berdaster,bau susu bayi- ternyata bisa menggelar perhelatan akbar yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Terbukti dengan para sponsor yang bersedia mendukung acara ini, Acer, Rinso, Wardah, merupakan bentuk pengakuan secara eksplisit dari brand-brand ternama bahwa acara Acer Srikandi Blogger 2013 ini adalah acara bergengsi yang memang patut di dukung dan diapresiasi setinggi-tingginya.

Dan satu hal yang paling membekas dari ajang Srikandi Blogger ini bagi saya yaitu saya benar-benar jadi melek. Dulunya saya ngeblog sesuka hati. Setelah beberapa kali menang lomba, saya malah kebanyakan posting hanya untuk lomba. Melihat para Srikandi Blogger ini saya jadi malu pada diri sendiri. Karena isi blog mereka semua benar-benar merupakan hal yang bermanfaat. Sederhana tapi menginspirasi. Dan jujur saya, saya tidak mengira ada begitu banyak perempuan blogger yang sehari-hari di rumah ternyata memiliki amunisi demikian kuat untuk menulis dan berbagi. Hal tersebut memberi masukan positif kepada saya yang selama ini dihantui ketakutan apabila suatu saat karena keadaan saya harus resign dari pekerjaan saya. Kini saya sudah melihat begitu banyak contoh nyata, bahwa perempuan di era digital ini bisa berekspresi dan mengaktualisasikan diri tak peduli apapun profesinya.


Selamat kepada semua finalis, kepada para pemenang, kepada para panitia, dewan juri, dan tentu saja kepada seluruh perempuan blogger yang telah berbagi melalui tulisan, menginsiprasi melalui kisahnya. Semoga ajang ini akan ada setiap tahunnya , melahirkan Srikandi-Srikandi baru yang tahu apa yang dia mau, berani memanfaatkan peluang yang ada dan tidak takut mengemukakan pendapatnya. Karena dialah perempuan era digital.