Rabu, 08 Mei 2013

Pentingnya SPF15 Untuk Perlindungan Optimal Setiap Hari


Sampai saat ini saya merasa beruntung sekali terlahir dan besar di tanah Indonesia. Kenapa? 

Banyak alasan yang mendasarinya, mulai dari kulinernya, keindahan alamnya, sampai siraman sinar matahari yang melimpah sepanjang tahun. Saya ngga bisa bayangkan kalau Indonesia turun salju,wah bisa-bisa penyakit lama saya biduran bakal kambuh setiap saat. Tidak itu saja, menurut saya warna kulit perempuan paling eksotis itu ya warna kulit orang Asia, terutama lagi warna kulitnya orang Indonesia. Ada yang bilang sawo matang, ada juga yang menyebutnya kuning langsat. Tapi yang pasti kulit perempuan Indonesia itu permukannya cenderung mulus, ngga berbintik-bintik.

Namun terkadang apa yang menjadi keberuntungan bisa juga berbalik menjadi sesuatu yang harus diwaspadai. Contohnya ya sinar matahari tadi. Walaupun sinar matahari itu baik untuk kesehatan terutama di pagi hari karena mengandung vitamin D, namun saat beranjak tengah hari, paparan sinar matahari malah membahayakan, terutama untuk kulit. Apalagi beberapa tahun belakangan, cuaca sudah sangat ekstrim dan sulit diprediksi akibat perubahan iklim yang disebabkan pemanasan global. Siang hari panasnya bisa ampun-ampunan.

Matahari di siang hari memancarkan sinar ultraviolet yang terdiri dari UV A dan UV B  yang berbahaya untuk kulit kita. Terutama pada jam 11 hingga jam 15 . Disitulah matahari lagi lucu-lucunya karena dia lagi tertawa lebar sekali sehingga sangat terik. Padahal bagi kebanyakan orang, seperti saya misalnya, di jam-jam tersebut aktivitas sedang padat-padatnya. Sebagai seorang Account Officer,saya memang harus keluar kantor untuk mengunjungi nasabah, menilai agunan dan tentu saja untuk makan siang. Mau tak mau saya akan bersinggungan dengan zat-zat berbahaya yang dipancarkan oleh matahari tadi.

Bagi seorang banker terutama sebagai seorang perempuan, penampilan merupakan hal yang tidak bisa saya abaikan begitu saja. Walaupun kepribadian seseorang tidak dilihat dari kulitnya, namun memiliki kulit sehat dan terawat tentu saja akan menambah rasa percaya diri saat berhadapan dengan nasabah. Apalagi saya memakai jilbab, yang mana hampir seluruh tubuh tertutup namun ada beberapa bagian seperti tangan, kaki, wajah yang sudah pasti akan menyerap sinar UV tadi. dan ternyata walaupun tertutup oleh pakaian, sinar matahari masih bisa lho menembus ke kulit kita.  Padahal penyerapan sinar UV bisa menyebabkan iritasi dan akan membuat kulit menjadi gelap, akibatnya bisa-bisa kulit tidak saja terbakar tapi juga warnanya tidak merata alias belang-belang. Waduh jangan sampai deh.

Ni Pas Hamil 6 bulan, Tetap Aktif
Kok bisa kulit kita tambah gelap kalau kena sinar UV?.

Karena di dalam kulit ada zat yang bernama melanin. Melanin itu berfungsi melindungi kulit dari sinar ultraviolet. Semakin sering kulit terkena paparan sinar UV maka produksi melanin dalam tubuh bertambah banyak sehingga kulit akan terlihat lebih gelap.Bila melanin terus menerus diproduksi akibat reaksi terhadap perlindungan sinar UV, lama kelamaan bisa terjadi hiperpigmentasi, atau penghitaman kulit.

Cara paling gampang untuk mencegahnya ya dengan menghindari paparan sinar matahari, dengan tidak keluar di siang bolong. Tapi itu pun tidak menjamin, karena walau cuaca mendung pun sinar UV tetap dapat menembus kulit. Bisa juga dengan cara memakai payung kemana-mana, atau topi, atau berlindung di bawah pohon. Tapii...... apa iya kita mau segitu repotnya. Bayangkan kalau saat meninjau kebun sawit nasabah, saya harus terus menerus berlindung di bawah daun sawit, bisa-bisa nasabah ilfil sama saya. Atau kemana-mana pakai payung, haduuh tidak praktis sama sekali.

Cara yang tepat adalah melindungi kulit dengan menggunakan tabir surya atau sunblock.

Sunblock melindungi kulit dengan dua cara yaitu secara fisik dan kimia. Secara fisik,kandungan di dalam sunblock akan melakukan refleksi terhadap sinar matahari sehingga tidak sampai ke kulit. Secara kimia, artinya dalam sunblock terdapat bahan yang dapat mengabsorb sinar matahari kemudian mengubahnya menjadi energi yang lebih aman bagi kulit. Sehingga kulit kita pun terhindar dari bahayanya.

Dua fungsi sunblock tersebut diperuntukkan bagi perlindungan terhadap UV A dan UV B. Karena itu dalam memilih sunblock perhatikan komposisinya. Pastikan sunblock anda memiliki dua fungsi perlindungan tersebut. Cara gampangnya lihat ada ngga label SPF dan PA di kemasannya.



Apa itu SPF?

SPF ( Sun Protection Factor) merupakan pelindung dari sinar UV B. Sinar UV B ini yang menyebabkan kulit mengalami efek terbakar jika terpapar langsung dengan sinar matahari dalam waktu tertentu. Biasanya SPF ditandai dengan angka tertentu SPF 15,SPF 30,SPF 50.

Maksudnya apa tuh angka-angka tersebut?

Angka-angka tersebut menunjukkan seberapa lama sunblock yang kita pakai mampu menahan radiasi matahari.

Jadi, kalau SPF 15 maksudnya cuma ngefek 15 menit gitu?.

Ya ngga gitu juga. Kita harus kalikan angka SPF tadi dengan sebuah konstanta. Konstanta itu adalah waktu yang dibutuhkan kulit seseorang menjadi kemerahan setelah terpapar matahari.

Contohnya gini nih :
  • Saya kalau bersinggungan langsung dengan matahari, maka kulit saya akan memerah setelah 15 menit. Berarti angka konstanta saya adalah 15
  • Jika saya menggunakan sunblock SPF 15, maka sunblock yang saya gunakan akan bertahan  selama " Nilai SPF" dikali " Nilai Konstanta saya", yaitu = 15 x 15 = 225 menit atau kira-kira 3,75 jam.

Jadi kalau udah lewat dari waktu tersebut, saya harus mengoleskan kembali sunblock ke kulit agar tetap terlindungi dari UV B dan kulit saya ngga memerah dan terbakar matahari. Setiap orang punya nilai konstanta yang berbeda-beda. Tapi rata-rata sih senilai itu. 

Trus kalau PA , makanan apa tuh ?

Dibanding SPF, PA mungkin kurang familiar. PA atau Protection grade of UV A adalah zat yang melindungi kulit dari bahaya sinar UV A. Kalau kulit kita sering-sering dijemur di matahari lama kelamaan akan mengalami penggelapan, nah yang menyebabkan itu adalah sinar UV A ini. 

Berbeda dengan SPF yang ditandai dengan angka, kalau PA ditandai dengan simbol (+) yaitu PA+,PA++.PA+++. Lambang (+ ) itu menunjukkan lamanya waktu perlindungan kulit dari radiasi matahari. 

Kalau SPF ditentukan oleh nilai konstanta, maka PA dihitung dengan Minimal Persistent Pigmen Darkening (MPPD), yaitu jumlah bagian kulit yang berubah warna menjadi kecoklatan akibat sinar matahari dalam satu bagian. Setiap orang pasti berbeda-beda nilainya. Gampangannya, nilai PA itu jadi begini :
·                     PA+ = MPPD 2-4
·                     PA++ =MPPD 4-8
·                     PA+++ = MPPD > 8
Artinya: sunblock dengan PA+, mampu memproteksi kulit selama 2-4 jam lebih lama dibanding tidak menggunakan sunblock. Semakin banyak (+) nya maka semakin lama memberikan proteksi.

Jadi, setelah terlindung dari bahaya matahari, kulit kita sudah aman dong ? 

Tunggu dulu. Ancaman terhadap kulit bukan hanya dari bahaya sinar matahari, tapi juga dari pencemaran udara yang ada di sekitar kita. Maka, di samping SPF dan PA tadi , untuk melindungi dan menjaga kulit agar tetap sehat, tidak kusam dan mencegah penuaan dini, diperlukan juga antioksidan dan vitamin. Antioksidan berfungsi untuk mengembalikan kesegaran kulit dengan cara menangkal radikal bebas yang banyak terdapat pada polutan yang ada di udara, seperti asap knalpot,debu.

Antioksidan dapat diperoleh dari makanan.Salah satunya adalah yogurt. Yogurt kaya kandungan asam laktat yang memiliki peran penting sebagai komponen dalam proses pergantian kulit. Pengelupasan lapisan atas kulit dapat membersihkan noda, mengurangi kerutan-kerutan halus pada permukaan kulit sehingga kulit akan halus. Yogurt juga memiliki sifat exfoliant alami yang bisa meratakan warna kulit dan memudarkan bintik-bintik hitam.

Di samping itu, kulit juga butuh diperhatikan kesehatannya. .Kesehatan kulit sangat tergantung pada sintesis RNA dan DNA, dimana sintesis itu dibantu oleh vitamin yaitu Vitamin B3 yang berfungsi untuk membuat kulit tampak lebih cerah dan menunda penuaan. Makanan yang banyak mengandung Vit B3 adalah jamur,tuna,salmon,dada ayam,asparagus,daging sapi,telur dan hati domba.

Banyak juga ya yang dibutuhkan kulit kita. Wah kalau harus luluran tiap hari pakai yogurt dan makan ikan, tuna, salmon,asparagus bisa-bisa waktu yang kita punya cuma habis buat ngurusin kulit, trus habis dong gaji buat membeli makanan yang harganya lumayan itu?. Padahal perempuan jaman sekarang itu padat sekali aktvitasnya. Mulai dari bekerja, ngurus keluarga bagi yang sudah nikah belum lagi undangan, arisan. Yang masih single pun harus kuliah, ngantor, bersosialisasi. Mana sempaaaat?.

Makanya jangan histeris dulu. Kita ngga perlu segitu repotnya kok untuk mendapat kulit sehat dan menawan, karena semua yang dibutuhkan kulit untuk terlindungi dari bahaya-bahaya yang saya sebut di atas tadi, sudah ada dalam satu produk perawatan kulit. Komplit plit dalam satu hand and body lotion. Sekali pakai, semua manfaat kebaikannya langsung teraplikasi di kulit kita. Penasaran kan?. 



Ada 3 kebaikan sekaligus dalam setiap mili yang kita usapkan ke kulit:
  1. SPF 15 sebagai UV B protectionn
  2. PA+ sebagai UV A protection
  3. Yogurt dan Vitamin B3 sebagai biowhitening Complex untuk mencerahkan warna kulit sehingga kulit tampak lebih putih merata.
Loh kok SPF dan PA nya rendah sih?, Mending pakai yang tinggi sekalian biar lebih aman.

Ada yang mikir gitu?. Nah inilah kesalahan kita, selalu berfikir bahwa semakin tinggi SPF dan semakin banyak (+) PA nya maka kulit akan semakin terlindungi.

Kita tinggal di daerah beriklim tropis, jadi tidak perlu kandungan SPF yang terlalu tinggi seperti orang Eropa. Seperti hitungan nilai SPF tadi, SPF 15 itu sudah mampu melindungi kulit dari sinar UV B selama 3-4 jam, dan PA+ juga melindungi kulit dari sinar UV A selama 2-4 jam. Dan seperti juga diketahui sinar matahari paling berbahaya itu antara jam 11 hingga jam 15 (4 jam ). Lagipula, yang namanya lotion kalau dioleskan ke kulit tentu tidak akan bertahan selamanya. Kita akan berkeringat, trus akan tersapu air, agar perlindungan optimal pemakaian lotion harus diulang setelah beberapa jam.. 

Yang artinya, ngga guna juga pakai SPF lebih dari 15 dan PA dengan (+) yang banyak, karena toh SPF15 dan PA+ itu saja sudah optimal melindungi dari 94% sinar UV, cukup untuk kulit kita. Dan untuk hasil yang optimal gunakan 10-20 menit sebelum kulit terpapar matahari, agar lotion meresap sempurna ke dalam kulit. Lagipula produk yang mengandung SPF terlalu tinggi biasanya mengandung berbagai zat yang justru menyebabkan kulit mudah iritasi. Jadi gunakan produk perawatan kulit yang sesuai dengan kebutuhan kita.

***
Sebagai perempuan yang memiliki segudang aktivitas, saya memiliki banyak impian dan hal yang harus dicapai. Karenanya saya harus hati-hati dalam memilih yang terbaik untuk apapun yang saya pakai, termasuk perawatan kulit agar tidak dipusingkan lagi oleh masalah-masalah yang akan menghambat aktivitas saya, seperti masalah kulit misalnya.

Kecantikan seorang perempuan tidak hanya dilihat dari fisik semata, namun kewajiban kita lah merawat apa yang telah dianugerahkan oleh sang Pencipta sebagai bentuk syukur kita padaNya. 

Tak peduli apa warna kulitmu, sawo matang, kuning langsat, coklat,  yang terpenting bagaimana cara kita menghargai diri sendiri. Tak perlu memaksakan diri ingin seputih kulit perempuan Korea dengan menggunakan produk berharga selangit yang belum tentu aman untuk kulit. Karena kita bisa tetap cantik dengan kulit putih ala Indonesia.

Selamat merawat kulit dan bangga menjadi perempuan Indonesia.



Senin, 06 Mei 2013

First Love

Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mamiri Minggu ke lima dengan tema " Cinta Pertama

Langsung senyum-senyum geje waktu baca tantangan tema minggu ini. Ehm baiklah dengan sangat terpaksa kita buka kembali catatan masa silam.

****

Sosok itu, dia duduk tepat di seberang mejaku. Kulitnya putih bersih,wajahnya tergolong manis untuk ukuran  jenis kelamin laki-laki, ia tidak terlalu tinggi tapi juga tidak pendek, tak pernah ada satu katapun yang pernah keluar dari mulutnya. Baik sekedar menyapaku atau menanyakan sesuatu padaku, ah apa yang ada dalam pikirannya.

Sembari mencatat apa yang diucapkan guru, sesekali aku akan melirik ke arahnya,berharap suatu ketika mata kami akan bersirobok, mungkin aku akan tersipu malu, mungkin juga pipiku akan memerah seperti tomat. Sehari dua hari seminggu, hanya ada di angan, tak pernah sekali pun ia menolehkan wajahnya padaku, huffft.

" Anak-anak, hari ini salah seorang teman kalian akan meninggalkan kita semua, pindah ke sekolah yang baru, Berlian.... ayo maju ke depan ucapkan kata-kata perpisahan kepada temanmu".

"Apaaaaa???", ada tsunami yang menghantam hatiku

Aku bahkan belum pernah mengucapkan namanya, Berlian.... nama yang begitu indah, seindah pribadinya. Ah mana aku tahu bagaimana pribadinya, ia hanya berada di sekolah ini selama 6 bulan tanpa satu kata pun pernah menyapaku.

Dan hari ini ia meninggalkan kami semua. Huh, aku marah padanya. Marah karena ia tidak pernah menyapaku padahal aku duduk persis di seberang mejanya. Aku marah pada diriku, yang dengan sembrono membiarkan hatiku terpaut padanya. Dan aku marah pada orangtuanya, kenapa harus pindah dari perusahaan tempat bekerja secepat itu. 

Hari itu aku tak mau melihatnya. Saat semua teman bersalaman aku memilih pergi ke WC sekolah. Membiarkan cinta pertamaku luruh tanpa pernah berkembang. Usiaku 10 tahun, duduk di kelas 5 SD, pertama kali kualami bagaimana rasanya mencinta dan kemudian patah hati.

****

Hwaaa kalau mengingat masa-masa itu rasanya malu sekali. Ya ampuuun, saya itu kegatelan banget, masa masih umur 10 tahun udah memendam rasa suka sama teman sendiri. Dan konyolnya, saya cuma berani melirik-lirik dirinya. Padahal kalau saya pikir-pikir lagi, kenapa dulu ngga pura-pura pinjem pensil kek, pinjem penggaris, atau nanyain peer gitu. Hiyaaa, dasar anak bau kencur.

Tapi saya bersyukur , saat itu hanya sebatas mengagumi saja tidak lebih. Bayangkan kalau saya punya keberanian mengungkatpkan perasaan saya, bisa-bisa deretan kisah cinta saya bisa bermeter-meter panjangnya. Malu sama suami. :D.

Ah akan selalu ada yang pertama dalam hidup. Dan akhirnya saya mau merubah apa yang terjadi saat itu bukanlah cinta pertama, tapi hanya cinta monyet belaka. dia onyetnya , saya pecintanya xixixi.

Bertahun kemudian, banyak saya temui rasa-rasa yang terjadi di hati, entahlah namanya cinta apa. Tapi yang pasti saat cinta itu tersemai dan terikat oleh ijab kabul, disitulah saya sadari arti cinta yang sesungguhnya. Cinta berbalut pengabdian. Dan sampai saat ini berulangkali saya jatuh cinta pada orang yang sama. 

Saat bangun pagi dan melihat matanya terpejam , saya tahu saya akan mencintainya sampai akhir hayat kelak. Saat bangun dan mendapati saya berselimutkan dirinya, saya juga percaya ia akan mencintai saya selamanya hingga Allah mencabut rasa itu.

Itu kisah cintaku, mana nih kisah cintamu :))




Minggu, 05 Mei 2013

Teknologi Hijau, Penerapan Mobil Ramah Lingkungan

Setelah hampir 8 tahun tinggal di Sumatera, baru nyadar ternyata suami saya belum pernah sekalipun ke Berastagi. Daerah Puncaknya Sumatera Utara yang terkenal dengan Bukit Gundalingnya. Kalau di Jawa ya mirip-mirip Kaliurang atau Tawangmangu. Daerah bukit dengan udara yang sejuk. Rasanya kok Mesake banget si mas belum pernah ke daerah wisata kebanggaan orang Medan ini. Jadi, setahun yang lalu, saat ponakan saya Fadlan berulangtahun kami pun berbondong-bondong sekeluarga besar merayakannya di Berastagi. Kami menyewa sebuah villa yang  besar untuk menampung 4 keluarga.

Saya sendiri, terakhir ke Berastagi sudah beberapa tahun yang lalu. Soalnya kalau liburan mau kesana, sudah bisa dipastikan macetnya poll, persis keadaan lalu lintas kalau mau ke puncak saat libur panjang. Karena sudah lama ya memory saya masih merekam kondisi Berastagi beberapa tahun yang lalu.
Mengingat kalau Berastagi itu dingin banget saya pun membawa beberapa helai pakaian hangat, syal dan tak lupa kaos kaki, biar ngga menggigil saat malam. Setelah persiapan selesai langsung Go.

Setibanya disana, olala saya kok malah kegerahan. Saat itu jam 1 siang hari. Saya yang sudah memakai baju hangat kok ngga begitu merasakan hawa dingin yang dulunya sangat saya sukai. Suami saya pun bertanya pada saya " Kata adek disini dingin, biasa aja tuh ". 

Hmm iya juga sih, akhirnya saya dan suami malah terlibat perbincangan serius. Beberapa waktu sebelumnya saat mudik ke Jogja pun kami menyempatkan diri berwisata ke Kaliurang, dan menurut suami saya Kaliurang juga tidak sedingin saat ia kuliah dulu. Sepertinya memang telah terjadi perubahan cuaca yang kentara.

Setelah diingat-ingat tidak hanya di daerah perbukitan. Saat ulang tahun saya kemarin, kami merayakannya ke Pantai Cermin. Keluarga saya memang sangat suka menghabiskan waktu ke Pantai, dan Pantai Cermin termasuk salah satu pantai yang sering kami datangi, karena jaraknya cukup dekat dari rumah. Nah saat kesana lagi-lagi saya dikejutkan oleh kondisi pantai yang sangat berbeda dengan terakhir kali saat saya datangi. Terjadi penyempitan luas pantai, atau dengan kata lan kemungkinan telah terjadi abrasi akibat air laut, sehingga air laut sudah masuk ke daerah yang dulunya adalah daratan.

Wah ternyata seiring waktu bumi kita mengalami perubahan-perubahan yang mungkin tidak kita sadari. Setelah membaca-baca di internet ternyata tidak hanya di Indonesia terjadi perubahan-perubahan pada kondisi alam . Di luar negeri juga demikian. Badai dan topan yang sebelumnya tidak pernah terjadi pun semakin sering menghantam negara-negara sana. Sebut saja topan Nargis di Myanmar, atau Topan Botchan di Filipina yang menewaskan sekitar 477 jiwa. Dan yang masih segar di ingatan, bagaimana dahsyatnya Topan Sandy yang memporak porandakan Amerika serikat pada November 2012 lalu. Itu yang di luar negeri. Yang paling dekat dengan kita, tentu saja banjir yang melanda ibukota beberapa waktu lalu. 

Ow ow ada apakah gerangan?.

Usut-punya usut , ternyata disinyalir bencana alam-bencana alam yang terjadi ditambah anomali-anomali cuaca yang ada tidak diragukan lagi merupakan dampak dari perubahan iklim.

Menurut yang saya baca, perubahan iklim pada hakikatnya adalah suatu hal yang natural. Karena iklim  bumi bersifat dinamis dan senantiasa berubah melalui siklus alamiah. Dari penelitian, diketahui bahwa perubahan iklim dewasa ini memiliki kecenderungan yang bersifat konstan, yakni meningkatnya temperatur global. Atau sering kita sebut dengan pemanasan global.
Loh, apa hubungannya perubahan iklim dengan pemanasan global ?

Iya, karena salah satu yang menyebabkan terjadinya anomali cuaca  adalah terjadinya perubahan di lapisan atmosfer kita. Padahal seperti kita tahu atmosfer bumi itu, merupakan salah satu perisai yang melindungi bumi secara langsung dari paparan sinar matahari. Dan sinar matahari adalah penentu iklim di bumi ini. Perubahan yang terjadi di atmosfer ternyata lagi disebabkan oleh efek gas rumah kaca. Efek rumah kaca ini lah yang sering dikait-kaitkan dengan yang namanya pemanasan global.

Kok baru sekarang pada heboh ?

Sebenarnya tidak hanya sekarang, dari dulu juga iklim sudah mengalami perubahan, namun saat ini semakin parah karena aktivitas manusia yang memicunya. Gas rumah kaca itu terdiri dari karbodioksida, Dinitrogen oksida, uap air, dan gas methan. Dulu juga gas-gas tersebut sudah ada di atmosfer kita, namun jumlahnya tidak sebanyak sekarang. Karena akhir-akhir ini aktivitas manusia banyak dimudahkan oleh peralatan dan kegiatan-kegiatan yang menghasilkan gas rumah kaca tadi.

Penyebabnya?

Contoh paling nyata, penggunaan kendaraan bermotor yang semakin hari semakin bikin pusing tujuh keliling. Gimana ngga? Hitung saja berapa jumlah kendaraan yang wira wiri di jalanan, Semua kendaraan tersebut membutuhkan bahan bakar untuk bergerak. Dan pembakaran bahan bakar itu untuk menghasilkan energi gerak akan memproduksi CO2 yang mana merupakan salah satu gas rumah kaca terbanyak di udara.

Pada tahun 2012 saja, jumlah kendaraan bermotor yang menyesaki Jakarta mencapai angka 13 juta (www.BPS.go.id). Itu baru di Jakarta saja, belum digabungkan dengan kendaraan seluruh wilayah Indonesia yang sampai tahun 2011 sudah menembus angka di atas 85 juta kendaraan.

Jumlah kendaraan yang meningkat tajam belakangan ini salah satunya disebabkan karena mudahnya memiliki kendaraan pribadi. Tidak perlu memiliki dana yang besar, cukup dengan DP saja, mobil pribadi sudah bisa dibawa pulang. Tak heran semakin hari jumlah kendaraan semakin menyesaki jalanan. Dan peningkatan jumlah kendaraan tersebut akan similar dengan jumlah CO2 yang menyesaki udara dari waktu ke waktu.

Itu baru sumbangan CO2 dari penggunaan kendaraan bermotor. Belum dari proses produksi maupun distribusinya. Makanya perusahaan-perusahaan kendaraan bermotor terutama mobil yang notabene paling banyak jumlahnya memiliki andil yang cukup besar terhadap pemanasan global.

Trus, apa yang bisa kita lakukan ?

Salah satunya dengan mengurangi sumbangsih gas-gas yang menyebabkan pemanasan global. Dalam hal ini CO2. Dan untuk mengurangi emisi karbon kita perlu tahu Jejak-Jejak Karbon dalam keseharian kita. jejak-jejak karbon ada hampir di setia kegiatan yang kita lakukan. Dengan mengetahuinya , maka kita dapat meminimalisir produksi karbon sehari-hari.

Apa yang menjadi penyebab maka bisa juga menjadi solusi. 


Kendaraan

Efisiensi Bahan Bakar
Kendaraan merupakan salah satu dari tiga besar penghasil emisi karbon di udara. Hal yang dapat kita lakukan adalah kalaupun membeli mobil, belilah mobil yang paling efisien. Efisien salah satunya dengan membeli mobil sesuai kebutuhan. Mobil ukuran kecil biasanya lebih ekonomis, karena membutuhkan bahan bakar yang lebih sedikit. Di samping itu pilih juga mobil dengan bahan baku yang ringan. Karena semakin ringan, konsumsi bahan bakar juga semakin rendah karena dibutuhkan tenaga lebih sedikit untuk menciptakan energi gerak. 

Untuk menghemat bahan bakar juga bisa dengan cara menggunakan bahan bakar sesuai dengan mesin mobil. Salah satunya dengan memilih bahan bakar dengan angka oktan tinggi sehingga pembakaran di mesin lebih sempurna atau menggunakan bahan bakar dengan kepadatan energi yang tinggi.

Pastikan Ban Kendaraan Penuh
Pastikan ban tidak kempes. Dalam keadaan ban penuh, jarak tempuh yang bisa dicapai akan semakin jauh untuk penggunaan bahan bakar yang sama, sehingga akan mengurangi emisi karbon karena pembakaran bensin. Hal ini akan menghemat 150 kg karbon dioksida untuk setiap 10.000 mil berkendara.

Rencanakan Perjalanan Anda
Dalam melakukan perjalanan, akan jauh lebih efisien jika kita mengetahui rute perjalanan yang akan kita tuju. Dengan begitu kita bisa mencari jarak terdekat dan tercepat untuk mencapai tujuan. Hindari jalan yag membelah kota dan dihiasi dengan stoplight,persimpangan dan pejalan kaki. Jalan tol adalah alternatif terbaik. dapat juga melakukan pengecekan melalui siaran radio untuk mengetahui jalan mana yang sedang ada gangguan ,kemacetan,kecelakaan ataupun hal-hal yang menghambat perjalanan.

Sediakan Waktu Yang Cukup
Bahkan untuk pergi bekerja sehari-hari, usahakan berangkat dari rumah tidak mepet jam masuk kantor. Kemanapun tujuan kita selalu sediakan waktu yang cukup untuk sampai kesana. Tanpa stress terlambat ,kita akan berkendara dengan tenang, mengerem dengan perlahan dan menghindari kecepatan tinggi yang kesemuanya itu akan menghemat bahan bakar.
Tidak hanya kita sebagai pemakai mobil yang harus peduli dengan pemanasan global dan isu-isu lingkungan yang mengancam bumi ini. para produsen mobil pun harus aware dengan pencemaran udara dan produksi karbon yang merupakan penyebab pemanasan global. Penggunaan teknologi yang ramah lingkungan dalam memproduksi mobil sangat perlu diterapkan.Karena bagaimanapun produsen mobil turut bertanggung jawab untuk memberikan solusi hidup yang lebih baik.

Salah satunya adalah penerapan teknologi hijau yang ramah lingkungan. Teknologi hijau adalah teknologi yang berbasis lingkungan dalam rangka menjaga sumber daya alam yang langka dan turut meminimalisir produksi zat-zat yang dapat menyebabkan pencemaran udara dan kerusakan lingkungan.


Beberapa hal yang saya utarakan di atas yang bertujuan untuk meminimalkan jejak-jejak karbon dalam kehidupan kita telah dilakukan oleh salah satu produsen mobil di Indonesia melalui tiga jurus teknologi hijaunya yaitu :

Meminimalkan konsumsi bahan bakar
Dengan teknologi " Eco Idle", yang memungkinkan mesin hidup dan mati secara otomatis dalam keadaan lalu lintas macet atau dalam kondisi kecepatan di bawah 7 km/jam. Konsumsi bahan bakar juga bisa dihemat dengan pemakaian mesin 2 silinder turbocharged. Ditambah dnegan active ignition system, efisiensi bahan bakar bisa mencapai 30 persen

Menjaga Sumber Daya Alam
Produksi mobil dengan menggunakan sumber daya alam yang lebih sedikit, yaitu dengan menciptakan mobil yang memiliki rangka yang ringan. Akibatnya biaya yang dikeluarkan pun lebih sedikit. Mobil dengan cc rendah juga turut menjadi inovasi. Dengan cc yang rendah maka konsumsi bahan bakar juga semakin sedikit yang artinya juga turut menjaga sumber daya alam, karena bahan bakar merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui

Ramah Lingkungan
Penerapan sistem i-EGR yang mampu meminimalkan keluaran gas CO2 karena pembakaran yang terjadi di mesin berlangsung sempurna. Dalam pengurangan emisi gas CO2 ini, produsen mobil tersebut juga fokus pada penggunaan bahan bakar baru Hidrazin Hidrat yang merupakan campuran air dan hydrogen. Bahan bakar ini memiliki kepadatan energi yang tinggi dan menghasilkan nol CO2. Dengan semakin minimalnya emisi CO2 maka Daihatsu sudah turut menjaga lingkungan dari pencemaran.

Dengan inovasi tersebut, Daihatsu yang merupakan produsen mobil yang peduli dengan lingkungan sudah turut bertanggung jawab dan memberikan solusi bagi terciptanya lingkungan hidup yang lebih baik bagi penghuni bumi ini. Penerapan sistem produksi dengan sebutan SSC ( Simple, Slim and Compact ) telah menghasilkan mobil ramah lingkungan. Yaitu mobil dengan teknologi hijau dari mulai pembuatan, pendistribusian hingga ke pemakaian.






Gambar : Koleksi Pribadi, Created by windiland

Referensi :
  1. http://www.daihatsu.co.id
  2. http://www.climatechangesask.com/html/learn_more/Impact_Adaptation/Impacts_expected_doing/Communities_Imp_Adapt/index.cfm
  3. http://id.wikipedia.org/wiki/Pemanasan_global









Jumat, 03 Mei 2013

Hari Pendidikan Vs Hari Buruh

Kemarin baru saja diperingati sebagai hari pendidikan nasional di negeri ini. Hari yang ditujukan untuk menghormati salah seorang pahlawan bernama Ki hajar Dewantara. 

Setelah satu hari sebelumnya diperingati sebagai hari buruh.

Pendidikan dan buruh, seperti dua mata uang yang bertolak belakang. Pendidikan identik dengan kesempatan untuk belajar, memperoleh ilmu yang tentu saja membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Istilah orang terdidik, orang berpendidikan identik dengan seseorang dengan sopan santun dan budi pekerti luhur. Yang memiliki tindak tanduk ala ningrat dan tentu saja dengan tutur kata dan penampilan yang bersahaja.

Sementara buruh. Apa yang terpikir saat mendengar kata buruh?. Pekerja pabrik?. orang yang digaji, orang yang bisa setiap saat dipecat jika sang majikan selesai keperluan dengannya. Buruh, di bully dan disuruh.

Kenyataannya orang berpendidikan pun sejatinya adalah seorang buruh, sepanjang ia masih bergantung pada pihak lain dan menunggu satu tanggal di tiap bulan untuk mengasapi dapur. Jadi masihkah kita bangga dengan segala titel dan embel-embel pendidikan yang berderet panjang di belakang nama kita?

Pantaslah hari pendidikan disandingkan dengan hari buruh, untuk lebih mengingatkan kita bahwa setinggi apapun pendidikan yang kita kenyam, pada akhirnya kita tetaplah buruh jika masih saja mau di bully dan disuruh.

Hari pendidikan, momentum untuk membebaskan diri dari sifat ke-buruh-an dalam diri kita. Menjadi diri yang merdeka. tanpa menggantungkan nasib pada pihak lain. Ah entah kapan itu bisa terwujud.

Kamis, 02 Mei 2013

DecorativeJI, Pengalaman Seru Mewujudkan Warna Impian

Mau cerita tentang rumah lagi nih. 

Saya pernah bilang kalau nyari rumah itu gampang-gampang susah. Sama seperti yang pernah saya alami. Setahun yang lalu suami saya dimutasi ke kantor direksi yang berada di Medan. Kami yang sebelumnya selalu menikmati fasilitas rumah dinas dari perusahaan, mau tak mau harus mencari rumah sendiri karena penempatan untuk kantor direksi tidak difasilitasi rumah dinas. 

Syukurnya walau ngga dikasi rumah dinas tapi oleh perusahaan diberi tunjangan uang perumahan. Daripada digunakan buat ngontrak, kami memutuskan untuk membeli rumah saja sekalian, lumayan buat tambahan angsuran. Mulailah saya dan suami hunting rumah sana-sini. Ternyata ngga gampang lho nyari rumah yang sesuai keinginan. Saya dan suami pengennya rumah dengan luas yang lumayan, namun ternyata perumahan baru yang ada rata-rata memiliki luas yang sangat terbatas. Kebanyakan developer hanya menawarkan rumah dengan lebar 6x15, seukuran ruko. Ada sih yang agak lebar, bisa 8 meter depannya, tapi harganya sudah selangit, ngga pas dengan budget yang kami punya.

Setelah muterin hampir sebagian komplek perumahan di Medan, akhirnya kami memutuskan untuk membeli rumah second saja. Soalnya rumah second yang rata-rata dibangun di bawah tahun 2000 masih memiliki luas tanah yang sangat lumayan dengan harga yang ngga bikin sesak nafas.

Dan tepat setahun 2 bulan yang lalu kami pun memutuskan membeli rumah yang sekarang kami tempati. Dengan luas 9 x 18 m sudah sangat memadai dan sesuai dengan impian saya. 

Tapi yang namanya membeli rumah second tentulah berbeda dengan rumah baru. Kalau rumah baru, kita bisa atur dari awal dengan kesepakatan kepada developer mengenai bentuk,letak hingga warna sesuai keinginan. Karena rumah saya second, ya terima adanya. Kalau masalah bentuk saya tidak komplain sama sekali, karena ruang-ruangnya sudah pas dengan yang saya inginkan. Lagipula kalau mau merombak uangnya ngga cukup, lah udah habis buat DP. Jadi untuk menyegarkan suasana dan membuatnya seolah baru yang bisa kami lakukan hanyalah mengecat ulang rumah. 

Awalnya saya shock, rumah yang kami beli ini warnanya biru, Semuanya serba biru, dinding,kusen,pintu. Saya tidak ada masalah dengan warna biru, tetapi untuk rumah, menurut saya biru bukanlah warna yang saya inginkan. Saya suka warna-warna natural. Dan ternyata saya dan suami sepakat untuk hal ini. Setelah berdiskusi,kami memutuskan untuk mengecat rumah dengan perpaduan warna putih dan coklat. Putih untuk kesan bersih dan luas, coklat untuk kesan homie dan natural.

Setelah ukur sana sini kami pun belanja cat di sebuah supermarket bangunan. Langsung pilih warna coklat dan putih. Ternyata saat diaplikasikan ke dinding, wah warnanya ngga pas, coklatnya kemudaan, putihnya ternyata salah beli, malah terbeli warna beras, padahal saya maunya putih bersih. Wew, demi rumah idaman suami pun membeli lagi warna coklat yang baru. Kali ini dengan ukuran kecil saja, biar kalau salah ngga sayang duitnya. Eh beberapa kali berganti cat, kok saya belum sreg juga. Capeee deh. Akhirnya kami berhenti dulu, mikirin biar dapat warna yang pas.

Sebuah ide melintas di pikiran saya. Saya mencoba menggambar di laptop bagian-bagian rumah yang mau dicat. Trus kami coba-coba ganti-ganti warna, mencari yang enak dilihat. Kayak di bawah ini.Tapi ya gitu kok warna-wana yang ada di microsoft office ternyata ngga sesuai dengan warna cat yang dijual. 

Percobaan Manual Ala Saya
Baru tahu saya ternyata gradasi warna cat itu banyaaaak banget sampai ribuan. Misalnya coklat ada berapa macam, trus putih juga ternyata ada tingkatannya. Jadi kalau beli cat itu agar sesuai dengan warna yang kita inginkan ntar si tukang cat akan mencampurkan beberapa warna sesuai komposisi yang tepat agar diperoleh warna yang pas.

Awalnya saya ingin mencari di internet, komposisi warna untuk menghasilkan coklat yang saya inginkan. Dulu saat sekolah dasar kan kita diajari, bahwa biru campur kuning jadinya hijau. Atau merah campur biru  jadinya ungu. Saat lagi searching itu ternyata saya menemukan aplikasi yang malah sudah tersedia, ngga perlu pakai campur-campur warna segala, kita tinggal menggunakannya.

DecorativeJI (Decorative Jotun Indonesia) 

Aplikasi ini namanya DecorativeJI (Decorative Jotun Indonesia) dari Jotun. 

Jotun adalah perusahaan cat asal Norwegia. Menurut Direktur PT Jotun Eric Mallace, DecorativeJI merupakan aplikasi mobile pertama di Indonesia untuk industri cat material. Dan kita harus bangga karena aplikasi ini dikembangkan oleh tim yang terdiri darai orang-orang Indonesia asli. 

Di situ diterangkan bahwa aplikasi ini dapat digunakan untuk mengilustrasikan perencanaan dekorasi rumah kita baik interior maupun eksterior. Tapi harus diinstall dulu di smartphone. Bisa diunduh gratis pada perangkat berbasis sistem operasi IOS.Android serta Blackberry. Menunya ada di Blackberry App World, Apple App Store maupun Google Play Store.. Karena saya punyanya BB ya sudah saya langsung cari di Blackberry App World. Ketik saja Jotun Indonesia, ntar muncul trus langsung download. 

Tampilannya setelah didwonload seperti ini nih,  Warna birunya bikin mata adem.



Ada 12 menu yang disajikan. Wah banyak juga ya, sampai bingung saya ngeliatnya. Saya coba mengeksplorasi semua menu yang ada biar ngeh gitu fungsi-fungsinya. Jadi kayak punya mainan baru nih.

Macam-Macam Cat
Setelah membaca sekilas semua menu, saya putuskan untuk melihat Produk Info terlebih dahulu. Saya pengen tahu aja produk-produk Jotun itu apa saja.


Waktu membuka menu ini saya baru ngeh ternyata cat itu banyak macamnya dan berbeda-beda kegunaannya. Jadi kita harus tahu dulu apa yang mau kita cat, untuk eksterior atau interior, trus bahannya apa, dindingkah, kayu,atau besi ?. Soalnya masing-masing cat akan memberi efek yang berbeda. 

Cat untuk eksterior harus dipilih yang tahan udara, tidak mudah luntur, tahan cahaya. Kalau interior pilih yang lebih tahan lembab karena di dalam ruangan biasanya suhu lebih rendah. Trus untuk kayu juga ada pilihannya, mau kesan mengkilap atau matte.

Wah jadi nambah pengetahuan nih.

Di menu ini juga diterangkan cara pengaplikasian cat tersebut, persiapan apa yang perlu dilakukan sebelum pengecatan, pemakaian dan keunggulan masing-masing produk. Pantesan waktu ngecat pagar dulu, oleh yang jual cat saya disuruh beli pelapis dasarnya, ternyata memang begitu agar cat menempel lebih sempurna dan tahan lama. Ngga heran cat pagar rumah saya awet dibanding rumah-rumah tetangga. ternyata itu rahasianya.

Saya juga baru tahu, cat Jotun itu ternyata sangat aman, bebas dari bahan kimia berbahaya. Produk-produknya banyak pilihan, ada yang bebas amoniak, bebas timbal. mudah dibersihkan, anti bakteri. Tinggal pilih yang paling sesuai dengan ruangan yang mau di cat.

Filosofi Warna
Setelah tahu produk-produknya Jotun, saya lanjut ke menu yang menjelaskan arti warna-warni yang ada.


Setiap warna itu katanya memiliki arti masing-masing. Nah di warnapedia ini kita bisa tahu warna-warna apa yang memberi kesan yang ingin kita tampilkan di rumah kita beserta efeknya. Misalnya seperti warna yang saya dan suami suka yaitu warna natural, coklat,krem,putih. 


Coklat itu ternyata akan menimbulkan perasaan menyatu dengan alam, menciptakan kesan sederhana dan menumbuhkan rasa nyaman pada penghuni ruangan. Yup, pas banget dengan kesan dan efek yang saya inginkan saat berada di rumah. Ngga salah saya memilih coklat sebagai cat rumah kami baik interior maupun eksterior.Karena rumah itu kan tempat pulang, dan saat pulang saya ingin menjadi diri sendiri dengan merasa nyaman dan meyatu dengan ruangan.

Main Warna
Setelah tahu efek yang dihasilkan warna coklat, saya pun pengen nyoba mengaplikasikannya ke rumah. Pakai menu Let's Colour aja


Nah ini nih menu yang paling saya sukai. Sesuai dengan kebutuhan saya. Nyoba-nyobain warna.Di sub menu mix and Match langsung bisa coba-coba warna di ruangan yang kita inginkan. Mau coba untuk ruang tidur, ruang tamu, interior maupun eksterior tinggal klik ruangannya, pilih warnanya dan hupla warna akan teraplikasi di sana. Mau ubah ke warna yang lain ya tinggal ganti warna saja. Seruuuu.

Saya nyoba  ini nih untuk warna eksterior yang saya inginkan.


Pilihan saya jatuh di Burn Sugar, berasa makan coklat xixixi.

Selain bisa coba-coba warna, di menu Let's colour ini juga disediakan sub menu untuk menghitung kebutuhan cat sesuai dengan luas ruangan. Sebagai orang awam kan kita kurang tahu bagaiamana hitung-hitungannya. Paling gampang sih nanya tukang, tapi kalau bisa hitung sendiri kan kita bisa memperkirakan budget yang harus disisihkan dan mencegah mubazir kalau catnya kelebihan.
Caranya:

- Klik ruangan yang ingin di cat, misalnya living room,dining room, kitchen atau bed room
- Trus pilih bahan yang mau di cat, metal, dinding atau kayu
- Masukkan ukuran permukaan yang mau di cat
- Taraa muncul deh pilihan jenis cat dan ukurannya, berapa liter gitu.

Setelah memilih warna yang pas, kita bisa coba-coba cek nih berdasarkan Feng Shuinya di Jotun Geomancy


Menu ini menerangkan tentang lima element yang ada, Feng Shui Warna serta ada juga tanya jawab.



Lima elemen tersebut adalah api,kayu,air,logam dan tanah. Ih saya kok langsung kepikiran film Naruto yah. pake elemen-elemen segala.


Setelah saya baca ternyata elemen yang paling mendekati dengan diri saya adalah api. Dinamis, yakin akan kemampuan diri, suka menerima gagasan baru, sulit mengendalikan emosi, tidak sabaran Xiixixi, ya seperti itulah saya.  Warna yang mewakili diri saya adalah merah. Wih bener banget, warna kepribadian saya kan emang merah. Walau untuk cat rumah saya pilih warna natural.

Trus ada feng Shui. Ini menu yang paling disukai suami saya, soalnya dia suka banget tuh nanya-nanya Feng Shui sama pemilik toko bangunan langganan kami. Ternyata dalam Feng Shui, warna memiliki efek psikologis. Terlalu banyak warna gelap bikin penghuninya malas, terlalu banyak warna cerah menyebabkan penghuni susah beristirahat. Makanya diusahakan keseimbangan warna antara gelap ( Yin ) dan cerah (Yang ). Aih, udah kayak ahli Feng Shui saja lah.

Tidak hanya warna, letak ruangan pun memiliki Fengshui sendiri. Beberapa letak ruangan di rumah kami diubah suami mengikuti Feng Shui yang pas. Contohnya bawaan rumah lama tuh WC menghadap langsung ke pintu, katanya sih itu Feng Shui nya jelek, oleh suami saya WC nya langsung digeser jadi tidak menghadap langsung ke pintu. Saya sih manut aja, karena secara logika juga agak aneh menurut saya kalau WC langsung menghadap ke pintu, lah kalau pas apes lupa ngunci pintu saat kita sedang nongkrong, ada yang buka pintu, masa langsung disuguhi pemandangan aduhai, hehe.

Ntar di bawahnya kita bisa kirim komentar dilengkapi dengan data diri kita. Mungkin buat bilang setuju atau penyenggahan atau malah nanya-nanya lebih lanjut ke pakar fengshuinya. Asik nih bisa konsultasi gratis.

Cari Lokasi
Udah tahu permukaan yang mau dicat, warna yang dipilih, trus jumlah yang mau dibeli, saatnya belanjaaa. 

Nah biar ngga nyari-nyari lagi, di menu Store Locator kita bisa intip toko bangunan yang menjual cat Jotun.


Ada tiga pilihan pencaria lokasi. Kalau saya lagsung cari lokasi terdekat

Caranya tinggal pilih negara, area, dan akan muncul tuh nama-nama toko berserta alamat dan petanya. Setelah saya cek toko yang ada di Medan, hampir 50 persen lokasinya dekat dengan rumah saya semua, horeeee, apalagi ada Mitra 10 yang memang langganan kami tuh.


Info dan Promo
Kalau sudah selesai semuanya, rumah udah cantik, bisa deh lihat-lihat info yang ada di aplikasi DecorativeJI ini. Ada menu Articel


Menu ini berisi artikel-artikel yang bisa membantu kita untuk lebih mengetahui tentang rumah.Berisi pengumuman-pengumuman penting juga seperti pengumuman pemenang kontes Jotun.

Melalui menu ini kita ngga akan ketinggalan event-event yang diadakan Jotun, karena selalu update. Wah sayang sekali saya baru tahu aplikasi mobile ini belakangan padahal banyak banget lomba menggiurkan yang diadakan Jotun. Yang baru aja tuh event Decorative Launching


Sesuai namanya, kita bisa tanya jawab masalah ruangan apa saja. Disitu sudah ada beberapa pertanyaan yang pernah diajukan sekaligus jawabannya. Jadi tinggal baca-baca aja dulu, siapa tahu pertanyaan yang mau kita ajukan sudah pernah dibahas.

Entertainment



Menu ini merupakan challenge untuk pengguna aplikasi DecorativeJI. Disini kita bisa men-share photo hasil decorasi dan pilihan warna yang kita lakukan. Boleh interior atau eksterior. Ntar tinggal submit fotonya. Setelah di submit, akan muncul di gallery photo. Jadi sekalian bisa lihat-lihat juga dekorasi dan warna pilihan pengguna yang lain. Seru nih kayaknya, langsung aja saya nyobain upload foto rumah saya

Setelah capek berselancar di dunia Jotun, saatnya rehat dengan main games.



Kayak games waktu kecil itu, naruh bulatan di kotaknya, ntar lawan main berusaha nutup jalan kita. Dulu sih mainnya pakai lidi sama kertas. Saya cobain juga lah pengen tahu. Dan menang trus xixixi, ya iyalah emang gamesnya gampang kok.

Waaaah udah selesai deh mengeksplore semua menu yang ada. Kalau mau terkoneksi setiap saat dan berinteraksi dengan adminnya Jotun, disediain juga tuh sosial medianya. twitter dan facebook. Wajib di add nih biar ngga ketinggalan info


Twitter : @warnaimpian
Facebook : Warna Impian

Hmm ngga nyangka, semua hal yang saya butuhkan disajikan komplit di mobile aplikasi DecorativeJI ini. Dengan aplikasi ini menurut saya sangat memudahkan kita mencoba dan mendekor ulang rumah sesuai keinginan tanpa resiko penyesalan di belakang, karena udah disimulasi terlebih dahulu.

Hasil eksperimen yang saya terapkan di rumah saya seperti di bawah ini. Rumah mungil sederhana dengan warna yang saya impikan. Memberi kehangatan dan kenyamanan selayaknya sebuah rumah. A Place to Called home, tempat berpulang, merajut kasih ,harapan dan melepas penat



Setelah mencoba semua menu-menu yang ada, kesimpulan saya, buat pasangan yang baru mau punya rumah, atau yang mau rehab rumah, mau bangun rumah, bosan dengan suasana yang itu-itu saja, segera download deh aplikasi ini, gampang banget dan sangat berguna. Ngga ada ruginya sama sekali, malah banyak keuntungannya.

Ngga percaya? Coba aja rasakan pengalaman serunya.


Sumber :
Aplikasi Blackberry

Selasa, 30 April 2013

Efek Domino: Waspada Bahaya Miras dan Minol Bagi Remaja


Sebulan yang lalu saya mengunjungi salah seorang debitur di daerah Rantau Prapat. Karena si debitur adalah pemasok TBS (Tandan Buah Segar) kelapa sawit yg mana sehari-hari menghabiskan waktu di lapo tuak,maka saya pun menemuinya disana sekaligus melihat langsung aktivitas usahanya. Di Sumut terutama di daerah-daerah Kabupatennya,lapo tuak memang menjadi semacam central point untuk berkumpul.Merupakan pemandangan biasa bagi saya melihat para lelaki berkumpul di lapo tuak sambil minum minuman tradisional yang terbuat dari nira tersebut. Namun hal yg membuat saya terkejut adalah saat mendapati beberapa remaja bahkan anak-anak yang ikut meneguk tuak.

Di sebuah Lapo Tuak
Krn penasaran saya pun bertanya pada si debitur
“ Pak itu yang diminum tuak yah “
“ Iya, kenapa?ibu pengen nyicip?”
“ Hehe,ngga ah pak,ngga biasa “
“Yang diminum adek itu juga tuak ?” tanya saya lagi sambil menunjuk ke arah seorang remaja tanggung berusia sekitar 15 tahun.
“ Iyalah bu,masa teh manis” jawabnya
“ Emang ngga apa-apa gitu pak,anak di bawah umur minum tuak?”
“ Ngga papa bu,asal ngga berlebihan,lagian ini bagus kok buat stamina dan kesehatan,biar ntar kuat dia saat mensortir sawit dari petani.Istri saya saja selesai melahirkan saya kasih tuak biar banyak ASI nya “

Haduh, saya langsung terdiam dan tak melanjutkan pertanyaan.

Dari situ saya berfikir masih banyak masyarakat kita yg belum mengerti akan bahaya minuman keras.Contohnya ya debitur saya itu.Mereka masih menganggap tuak sebagai minuman tradisional.Padahal kadar alkohol di dalam tuak sangat tinggi,bisa mencapai 10 persen.Minuman dengan kadar alkohol diatas 5 persen sudah dikategorikan sebagai minuman keras.Sedangkan jika kadar alkohol di bawah 5 % masuk kategori minol (minuman beralkohol). Namun, berapapun kadar alkoholnya, saya masih tak habis pikir dengan orangtua yang mengizinkan anaknya yang masih di bawah umur (< 21 tahun) meneguknya.

Kesadaran masyarakat terutama para orangtua tentang bahaya miras belumlah setinggi kesadaran akan bahaya zat adiktif lainnya seperti narkoba,rokok bahkan aktivitas judi. Miras dianggap paling banter hanya merugikan diri si peminum,padahal lingkungan pun turut mendapat akibat dari  konsumsi miras.

Nyawa melayang akibat miras sudah terlalu banyak.Tahun 2011,WHO mencatat sebanyak 2,5 juta penduduk dunia meninggal akibat alkohol dan kematian itu terjadi pada usia berkisar 15-29 tahun. Ngga jauh-jauh, kecelakaan Tugu Tani yang menewaskan 9 nyawa pun disinyalir karena miras.

Jika ditelisik lebih lanjut,dampak konsumsi miras dan minol sangat mengerikan. Miras memiliki efek domino.

Ngga percaya?

Alkisah seorang pemuda soleh dijebak oleh seorang wanita.Ia diberi 3 pilihan.Menggaulinya,membunuh bayi atau minum khamr (miras).Dengan pertimbangan mudharat terkecil ia memilih menenggak miras karena hanya akan berdampak untuk dirinya saja.Setelah mabuk,ia malah menggauli si wanita,dan dengan biskan setan ia pun membunuh bayi di dekatnya. Karena miras,3 kejahatan dan dosa besar malah dilakukannya.

Tentu saja kita tidak bisa langsung menyalahkan orangtua atau para remaja tersebut. Pernah tidak kita melihat seseorang dihukum akibat miras?.Misalnya sekelompok pemuda diadili karena tertangkap tangan sedang pesta miras.Sepertinya belum ada.Kenapa hal ini bisa terjadi?, Karena memang belum ada aturan yang jelas tentang hukum dan batasan-batasan konsumsi miras dan minol.Jadi kalau ada berita di tivi mengenai pemusnahan sejumlah miras,bukan karena larangan produksi,konsumsi atau perdagangan mirasnya tetapi karena masalah perizinan.Apalagi kampanye anti miras juga tidak segencar kampanye anti narkoba,anti judi,bahkan anti rokok.

Sudah saatnya pemerintah dibantu oleh masyarakat lebih aware terhadap bahaya miras dan minol.Terutama pada kaum muda.Karena usia di bawah 21 tahun merupakan usia rawan yang masih labil,mudah terpengaruh oleh pergaulan, gaya hidup dan lingkungan sekitar.

Caranya?
  • Pernah nonton film Glee di Starworld?.Disitu ada adegan,saat para remaja berpesta dan ingin minum miras,mereka harus menunjukkan KTP.Bahkan di negara yang menganut paham kebebasan pun,aturan pembatasan usia berlaku untuk melindungi kaum mudanya,Apalah lagi negara kita ini yg terkenal dengan adat istiadat dan moral yang tinggi.
  • Kampanye anti miras harus digalakkan dan jangan kalah gaung dengan kampanye anti narkoba.Salah satunya dengan sosialisasi ke sekolah-sekolah dan memasukkan bahaya miras ke dalam kurikulum diikuti dengan menunjuk change agentdari kaum muda sebagai duta anti miras.
  • Penitikberatan pada aturan penjualan miras sehingga tidak dengan mudah ditemui di supermarket atau di kafe-kafe yang merupakan tempat nongkrong anak muda. Karena miras merupakan pintu gerbang kehancuran dan kejahatan seperti pembunuhan,pemerkosaan, pencurian bahkan pintu gerbang narkoba yang tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga lingkungan

Mari kita mulai dari lingkungan keluarga,lindungi anak-anak kita dari bahaya miras dengan pendidikan dan bekal agama. Jika bukan kita siapa lagi,Jika tidak sekarang kapan lagi.







Senin, 29 April 2013

Warna-Warni Ku Kepribadianku?

Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mamiri Minggu ke Empat dengan tema 
" Warna"

Wah temanya menarik sekali. Kemarin baru saja di Twitter mba Afifah Affra membicarakan soal warna.

Jika karakter adalah warna, apa warna kepribadianmu ?


Yang langsung saya reply


Ya, kalau karakter itu warna, maka warna kepribadian saya itu adalah merah dan hitam. Kata mba Afifah sih artinya saya memiliki kepribadian tegas, berani,misterius,disiplin dan optimis.

Bener ngga sih?

Walaupun tweetnya mba Afifah ntu cuma buat seneng-seneng aja, tapi saya rasa banyak benernya juga. Hampir semua yang dibilang mba Afifah cocok dengan kepribadian saya, kecuali misterius. Karena kalau kata teman-teman sih saya ini kayak buku yang terbuka, alias gampang banget membacanya, kalau marah mukanya langsung keliatan jutek. Kalo lagi seneng langsung sumringah kayak bulan purnama, kalo sedih langsung keliatan mendung bergelayut di wajah saya. Makanya ngga susah berhadapan dengan saya

Tapi, saya rasa memang terlalu sederhana kalau mengaitkan kepribadian dengan warna. Sebab kepribadian itu memang sesuatu yang rumit, ngga mungkin lah cuma diwakilkan oleh warna. Apalagi selera warna saya bisa berubah-ubah. Memang kecenderungan saya adalah merah dan hitam. Semua tas saya warnanya hitam, alasannya? simple aja dan bisa masuk ke semua pakaian. Pakaian saya banyak warna merah, mukena saya merah, dan setelah saya perhatikan ternyata memang saya memiliki banyak barang berwarna merah dan hitam.

Nikahan saya, Semuanya Merah,hantaran juga merah :)
Jilbab boleh warna-warni, bajunya tetep Item xixixi

Merah juga oye

Tas saya, item kabeh

E tapi itu ngga mutlak kok, buktinya rumah saya warnanya coklat, perabot, gorden dan pernak-perniknya hampir semua coklat. Karena apa? karena coklat warna yang natural dan soft, enak aja ngeliatnya. Tuh kan ngga otomatis mentang-mentang suka warna merah jadi semuanyaaaa merah, ngeri juga kali.

Balik lagi ke karakter yang dibilang mba Afifah.tegas,berani,disiplin dan optimis,nah itu memang saya banget. Saya kalau suka ya bilang suka, kalau ngga ya bilang ngga.

Contohnya saat suami nembak saya dan bilang mau ngga saya jadi pacarnya. Kalau perempuan lain mungkin akan jawab pikir-pikir dulu atau beri saya waktu, lah saya langsung aja jawab " Ngga mau". Xixixi, langsung wajah suami saya pucat pasi, ngga nyangka akan mendapat penolakan sedahsyat itu. Tapi saya langsung sambung, kalau jadi istri mau , hahaha. Tuh kan, iya ya iya, ngga ya ngga.

Kalau soal disipilin, hmmm saya masih termasuk orang yang disiplin kok. Minimal kalau buat janji saya jarang banget telat kalau bukan karena hal yang sangat urgent. Suka Sebel sama orang yang ngga nepatin janji dan ngga disiplin sama waktu.

Nah yang terakhir optimis. Bagi saya itu sifat yang harus ada di setiap orang. Kalau ngga optimis sama yang kita lakukan mana bisa berhasil. Selain optimis, ikutannya itu pantang menyerah. Pokoknya kalau udah memutuskan untuk nyemplung di suatu hal, sebisa mungkin berusaha sebaiknya dan optimis apa yang kita lakukan bakal berhasil. Optimis itu kan juga bentuk positive thinking yang memang sangat disarankan untuk menuju keberhasilan.

Saya jadi ingat dulu saat awal lulus kuliah dan melamar pekerjaan kesana sini, pasti di Curriculum Vitae saya selalu menulis begini: berani menerima tantangan,percaya diri, bisa bekerja dalam team atau sendiri, bisa bekerja under pressure, cepat belajar, bla bla bla. Dan yah sepertinya semua yang saya tulis itu memang terbukti. maksudnya terbukti tuh saya selalu bekerja under pressure dan belum pernah stress hahaha, syukurlah.

Jadi, kesimpulannya, sedikit banyak warna mungkin mempengaruhi kepribadian kita. Orang yang suka pink cenderung orang yang manis, girly, manja. Trus yang suka warna ijo kebanyakan orang yang sederhana, suka damai. Penyuka biru mungkin orang yang tenang,lembut, santun dan ngga neko-neko. Merah itu berani, hitam tegas, oranye energik. 

Ah yang pasti namanya karakter or kepribadian bisa dilihat ya kalau sudah sering berinteraksi dengan seseorang. Ngga berani lah menyimpulkan sifat seseorang hanya karena penyuka warna tertentu. Karena setelah saya longok lagi lemari saya, ternyata banyak warna ungu bertebaran,huehehe. Dan saya pikir ngga ada orang yang benar-benar saklek di salah satu karakter tertentu, bahkan dalam ilmu psikologi aja, yang menggolongkan kepribadian jadi Koleris,sanguin,plegmatis dan melankolis pasti ada dua atau lebih sifat yang bersemayan di diri kita.

Jangan takut bermain warna. Mana yang pas ya pakai saja, ngga usah terpaku pada penilaian karakter.

Jadi, apa warna favoritmu ?